MITSUBISHI EVOLUTION X

            Isyu soal kehadiran Evo X sudah tersebar sejak 2004. Tapi semua penggila Evo masihlah gelap kapan mobil ini bakal dijual resmi. Sewaktu gue nongkrong akhir Juli 2007 di bengkel UFO1, Henry kasih bocoran kalau versi Evo X MR (versi balapnya atawa yang limited) sudah resmi keluar. Bocoran ini diakuinya dari pembesar HKS di Jepang. Sayang, rekan gue dari OTOMOTIF, om Bulu, tidak menuliskan detail price list resmi Evo X MR untuk pasar JDM. Di tabloid OTOMOTIF No. 27 terbitan 5 November hanya menulis harga Evo X (standard??) dilepas 2,9-3,75 yen atau dikisar Rp. 250-300 juta! Well well, benar tidaknya, ayok deh simak tulisan gue yang pernah terbit di majalah MOTOR edisi 312 terbitan 1-14 September 2007.

NOT JUST ROMAN X

Hanya 4.000 unit dengan trisula varian; RS 5M/T, GSR TC-SST dan 5M/T

(Foto: http://www.motorauthority.com)

            Bukan sekadar huruf romawi X saja, debut Mitsubishi Evolution gres ini memang patut menyandang initial X yang mengidiomkan sosok ekstrem. Sejak debut konsepnya di Tokyo Motor Show 2005, publik berdecak kagum sekaligus menanggalkan tanda tanya besar. Jawaban sebuah sosok Prototype-X di North American International Auto Show (NAIAS) Januari silam masih belum juga menuntaskan kegamangan Evo-enthusiast!

            Tenang, MOTOR berusaha membedahnya. Menurut info yang kami terima, Evo X siap digebet Oktober nanti di ajang Tokyo Motor Show! Harga masih buram, ada yang mengestimasi 35.924 USD atau malah 42.000 Euro (belum plus-plus pajak sini, lho!). Toh mirip varian Evo MR sebelumnya. Bedanya, keluar hanya 4.000 unit dalam trisula varian; GSR TC-SST/semimatik (2.900 unit), GSR 5M/T (1.000 unit) dan RS 5M/T (100 unit)!.

            Seperti apa Evo X? Secara desain sepintas mengulang sukses kegarangan hidung hiu Galant generasi 8. Indikasi ini menguatkan kalau Evo X sudah menanggalkan platform CT9A (Evo VII, VIII dan IX), diganti dengan versi gres CZ4A. Dimensi pun berubah. Dengan ukuran (p x l x t) 4.495 x 1.810 x 1.480 mm, CZ4A ini lebih pendek 39,5 mm, lebih lebar 39,5 mm dan lebih tinggi 29,5 mm dengan wheelbase 2.640 mm.

             ‘The legend’ 4G63T jadi kenangan sudah. Penggantinya adalah 4B11 MIVEC 4 silinder segaris DOHC 16 katup. Mesin hasil aliansi bareng DaimlerChrysler dan Hyundai ini juga dijejali turbo sehingga daya estimasinya 286 dk. Itu dibarengi dengan transmisi canggih mirip DSG (Direct Shift Gearbox) Audi di varian matiknya yaitu Twin Clutch Sport Shift Transmission (TC-SST). Detailnya bisa elu lihat di ‘bocoran’ spek halaman ini!

ToM! (dari berbagai sumber)

SENJATA KAKI-KAKI

            Selain TC-SST yang memakai fitur paddle shift dengan sistem kopling independen; satu untuk gigi 1/3/5 dan dua untuk gigi 2/4/6, Evo X hadir dengan fitur canggih S-AWC. Apa itu? Kepanjangan dari Super All Wheel Control adalah racikan senjata mumpun untuk handling kaki-kaki. Pada prinsipnya, S-AWC mengkolaborasikan kendali active center differential, active yaw control dan active stability control sehingga torsi dan pengereman pada kaki dapat didistribusikan secara ‘nyaris’ sempurna.